Blog/Bisnis··7 mnt baca

Cara Menghitung Biaya Token AI untuk Budgeting

Panduan menghitung biaya token AI secara akurat: rumus input/output, estimasi workload bulanan, dan tips menghemat budget API.

Memahami input dan output token

Setiap request AI terdiri dari token input (prompt + konteks) dan token output (jawaban model). Keduanya biasanya punya tarif berbeda, dan output sering lebih mahal.

Di 9inference, tarif ditampilkan dalam rupiah per 1 juta token, sehingga mudah dihitung untuk budgeting.

Rumus dasar menghitung biaya

Biaya per request = (token input ÷ 1.000.000 × tarif input) + (token output ÷ 1.000.000 × tarif output). Kalikan dengan jumlah request per hari untuk estimasi harian, lalu per bulan.

Contoh: 1.000 request/hari dengan rata-rata 1.000 token input dan 500 output akan jauh lebih murah di model ekonomis dibanding model premium.

Estimasi workload nyata

Ukur rata-rata token dari sampel request nyata Anda, bukan tebakan. Jalankan beberapa hari di staging, catat usage, lalu ekstrapolasi.

Selalu tambahkan buffer 20–30% untuk lonjakan traffic dan variasi panjang jawaban.

Tips menghemat budget

Pangkas system prompt, batasi max_tokens, cache jawaban berulang, dan gunakan model termurah yang masih memenuhi standar kualitas Anda.

Pantau usage per model di dashboard 9inference agar Anda tahu persis ke mana anggaran mengalir.

Coba API model AI murah sekarang

Satu API key, multi-model, bayar per token. Lihat katalog model dan harga.

Daftar gratis

Artikel terkait